Selamat Datang Di Blog Saya, Trima Kasih Sudah Kesediaan Mengunjungi Blog Ini.....
CARI ARTIKEL SELENGKAPNYA

Selasa, 10 Maret 2009

Slingkuh !!!?

Mungkin kalo membaca judul dari tulisan ini ada yang bertanya “kok tumben mau membahas tentang selingkuh, apa membenarkan perselingkuhan atw gimana nich..?” (sok PD banget ya?hehe..).
Tapi kira-kira tebakan ku benar apa tidak? Ya udahlah, nggak terlalu penting juga sich..tapi klo memang ada..jawabannya begini, kemaren aku pernah nonton FTV tentang seorang cowok yang memaafkan ceweknya yang ketahuan selingkuh. Sebenarnya aku nggak mau peduli dengan hal itu. Tapi..setelah dipikir-pikir..asyik juga nich jika dibahas di blog. Ya udah dech, akhirnya muncullah tulisan ini..
Nah..sesuai dengan judul tulisan ini..apakah selingkuh itu bisa di maafkan atw tidak? Aku sendiri berpendapat bisa iya bisa tidak. Kenapa bisa begitu?? Alasannya sich simple aja..latar belakang terjadinya perselingkuhan itu apa dulu..?! kok gitu? Ya iyalah..klo perselingkuhan itu terjadi karena keegoisan sang pacar, menurut ku sich sah-sah aja..


Contohnya begini..seorang cowok atw cewek yang selingkuh karena pasangannya terlalu egois dan kurang peduli terhadap pasangannya, menurut aku suatu tindakan yang nggak bisa disalahkan juga..karna seseorang itu berpacaran atau berhubungan dengan orang lain bukan untuk slalu disakiti..tapi bisa meraih kebahagiaan bersama-sama…jadi tidak salah juga kan jika dia mencoba mencari kebahagiaan dengan orang lain?

Tetapi…jika seseorang selingkuh karena alasan kesenangan belaka (maruk bahasa amerikanya), itu mah nggak bisa di maafkan..karena bagi dia itu adalah kebahagiaan untuk dirinya seorang..
Mungkin ada yang beralasan, manusia itu pasti ada berbuat salah dan seseorang itu masih bisa berubah kan..? Okelah..tapi itu tidak berlaku untukku..!! Jika dia pernah buat kesalahan dengan alasan kesenangan pribadi berarti untuk kemudian hari pasti dia akan melakukannya lagi.

Mungkin ada yang beralasan lagi dengan mengatakan klo ternyata bersama dialah dia menemukan kebahagiaan sesungguhnya..! yah..sah-sah aja..tapi kenapa nggak dari kemaren-kemaren ngomong begitu? Kenapa harus nunggu pake selingkuh segala? Ya kan?? Jika alasannya lagi, berusaha mencari yang terbaik..dia pernah mikirin nggak perasaannya saat pasangannya yang berbuat begitu kepadanya?! (kali ini aku bener lagi kan?hehe..)
Ya udahlah..bagaimana pun sesungguhnya perselingkuhan itu tidak bisa dibenarkan walau apapun alasannya..hanya terkadang perselingkuhan itu menjadi benar jika kita sudah dibutakan oleh cinta..
Tapi yang pasti..didalam hubungan percintaan yang mempunyai komitmen ke depan..tidak ada yang namanya perselingkuhan.
Setuju atw tidak..??hehe..